Sabtu, 30 April 2011

Perubahan di Langit

Pada waktu siang hari bumi tampak terang benderang karena adanya cahaya matahari. Dan ketika malam hari bumi tampak gelap karena tidak mendapat cahaya matahari. Siang dan malam terus menerus berganti karena bumi berputar pada porosnya atau di sebut dengan rotasi.

1. Matahari
Matahari termasuk bintang karena memiliki cahaya sendiri. Matahari tersusun dari gas panas, sehingga tampak berpijak mengeluarkan cahaya yang terang. Matahari merupakan bintang yang paling dekat dengan bumi sehingga tampak besar bila dibandingkan dgn bintang yang lain. Suhu permukaan matahari mencapai 6.000 derajat Celcius. Sebagai akibat dari rotasi bumi, seolah olah matahari bergerak dari timur ke barat. Gerakan matahari ini merupakan gerakan semu.


2. Bulan
Bulan merupakan satelit bumi. Satelit yaitu benda langit pengiring planet. Bulan tidak memiliki cahaya sendiri, tetapi tampak bercahaya karena memantulkan cahaya matahari. Selama waktu satu bulan, bulan tampak berubah-ubah dari hari kehari. Perubahan bentuk bulan yang tampak dari bumi disebut fase bulan.
Fase bulan yang ada yaitu :
a. Bulan mati
b. Bulan sabit
c. Bulan cembung
d. Bulan purnama.

Bulan purnama adalah keadaan bulang yang tampak bulat penuh jika dilihat dari bumi. Biasanya terjadi tiap tanggal 15 bulan jawa. Bulan mati / baru terjadi ketika bulan tidak tampak dari bumi.

3. Bintang
Bintang adalah benda langit yang memancarkan cahaya sendiri. Warna bintang yang tampak dari bumi adalah bermacam-macam karena jarak bintang ke bumi berbeda-beda. Bintang hanya tampak pada malam hari karena pada siang hari cahaya bintang kalah dengan cahaya matahari. Bintang tampak berkedip kedip karena penaruh cahaya matahari, pengaruh angin, dan atmosfer yang ada di bumi.


Sumber : fokus kelas IV semester 2.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites